Kisi Kisi Ulangan TIK KALAM KUDUS
SOAL PILIHAN BERGANDA
1. Ilmuwan yang menciptakan telepon adalah....
a. John Napier c. Johan Carolus
b. Alexander Graham Bell d. Paul Nipkow
2. Media komunikasi dan informasi yang berawal dari diciptakannya jaringan komputer adalah....
a. televisi c. internet
b. telepon seluler d. radio
3. Istilah yang digunakan untuk komputer yang bisa digemgam adalah....
a. PDA c. laptop
b.palmtop d. handphone
4. Alat yang memiliki kegunaan menyalin dokumen maupun gambar dan mengirimkannya melalui media telepon disebut....
a. walkie Talkie c. mesin Fax
b. radio d. LCD
5. Peralatan komunikasi bergerak yang bisa digunakan dimana saja, disebut dengan istilah....
a. mobile b. mobil
c. mover d. transmisi
6. Salah satu alat yang merupakan cikal bakal lahirnya komputer adalah....
a. telegraf c.kuipu
b. lontar d. abacus
7. Istilah komputer berasal dari kata....
a. to compose c. to compute
b. to input d. to computare
8. Berikut ini yang termasuk komputer generasi pertama adalah....
a. Mark I c. IBM 7070
b. Pentium d. UNIVAC III
9. Berikut ini yang merupakan ciri dari komputer generasi kedua adalah....
a. dikembangkan saat perang dunia kedua
b. menggunakan integreted circuit (IC)
c. tube akan digantikan oleh transistor
d. menggunakan sistem operasi
10. Komponen yang digunakan pada komputer generasi kelima adalah....
a. VLSI c. tube vakum
b. LSI d. IC
11. Dalam dunia pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi telah mendatangkan manfaat bagi kemajuan pendidikan Indonesia, yaitu....
a. pembelajaran jarak jauh dapat dilakukan
b. memperluas lapangan kerja
c. meningkatkan hasil pertanian
d. mendorong tumbuhnya proses demokrasi
12. Munculnya perdagangan maupun bisnis berbasis internet dewasa ini merupakan dampak positif dari kegiatan....
a. e-learning c. e-government
b. e-commerce d. telecentre
13. Istilah yang tepat untuk menyebut surat elektronik dalam teknologi internet adalah....
a. e-learning c. e-letter
b. e-mail d. e-commerce
14. Jika teknologi komunikasi dan informasi dapat membantu memudahkan aktivitas manusia, maka ia memasuki tahap....
a. perkembangan c. perubahan
b. komersial d. pengembangan
15. Globalisasi yang semakin meluas difasilitasi oleh....
a. teknologi informasi c. teknologi informasi dan komunikasi
b. teknologi komunikasi d. teknologi tepat guna
16. Dibawah ini yang bukan manfaat internet banking bagi nasabah adalah.…
a. dapat menarik uang melalui internet c. menghemat biaya dan waktu
b. terhindar dari kemacetan lalu lintas d. dapat melakukan transaksi di mana saja
17. Salah satu langkah untuk menghindari dampak negatif dari teknologi informasi dan komunikasi adalah....
a. lebih banyak meluangkan waktu bermain game
b. pergi bermain sama teman-teman
c. menonton televisi sehabis pulang sekolah
d. mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat
18. Berikut ini yang bukan dampak positif penggunaan teknologi informasi dan komunikasi,adalah .... a. penyebaran virus komputer b. penelitian c. perpustakaan online d. sarana belajar interaktif
19. Dengan adanya internet, orang dapat dengan mudah berbelanja melalui transaksi e-commece. Akan tetapi hal ini juga menimbulkan dampak negative yaitu munculnya perilaku ….
a. produktif b. adaptif c. superlatif d. konsumtif
20. Berikut yang bukan unsur negative yang biasa disebar melalui internet seperti …
a. pornografi c. kekejaman
b. pornoaksi d. kedamaian
21. Pengertian dari proses booting adalah .... a. proses menonaktifkan komputer b. proses memulai operasi dasar komputer c. proses memilih pengguna komputer d. proses untuk menidurkan komputer
22. Dibawah ini yang termasuk perangkat keluaran adalah .....
a. printer, motherboard, scanner
b. CPU, monitor, processor
c. printer, monitor, proyektor
d. speaker, monitor, sound card
23. Bagian dari komputer yang berfungsi menyimpan data sementara untuk diproses adalah .... a. RAM c. video graphic card b. liquid crystal display d. inkjet
24. Di bawah ini yang bukan termasuk elemen – elemen komputer adalah..... a. hardware c. harddisk b. software d. brainware
25. Perangkat keras komputer yang berfungsi untuk memasukkan data kedalam komputer adalah..... a. perangkat input c. perangkat output b. media penyimpan d. perangkat pemproses
26. Harddisk, CD, DVD, USB Flashdisk merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai.... a. perangkat input c. perangkat output b. media penyimpan d. perangkat pemproses
27. Peralatan komputer berupa papan ketik yang berfungsi memasukkan data, angka, dan karakter serta menjalankan perintah pada komputer adalah.... a. mouse c. joystik b. scanner d. keyboard
28. Berikut ini yang termasuk perangkat output adalah.... a. mouse c. monitor b. keyboard d. CPU
29. Jenis memory yang hanya bisa membaca data saja adalah .... a. RAM c. memory card b. ROM d. hardisk
30. Perangkat output yang berfungsi mengeluarkan hasil pemprosesan data dalam bentuk softcopy adalah.... a. monitor c. speaker b. printer d. mikrofon
31. Pilihan yang tidak terdapat pada kotak dialog Turn off Computer pada Microsoft Windows adalah….
a. shut down b. stand by c. restart d. turn off
32. Berikut ini yang merupakan alternatif untuk mematikan komputer adalah ….
a. tombol Ctrl + F9 kemudian shutdown
b. tombol Alt + F4 kemudian shut down
c. tombol Alt + F4 kemudian restart
d. tombol Alt + F5 kemudian stand by
33. Jika kita ingin mematikan komputer dengan tetap menyimpan program-program yang terbuka sehingga ketika komputer dinyalakan tetap seperti kondisi semula maka kita pilih ….
a. stand by c. log of administrator
b. hibernate d. restart
34. Prosedur untuk mematikan komputer pada microsoft windows XP adalah ….
a. Start → Log Off → Switch User
b. Start → Turn Off → Stand By
c. Start → Turn Off → Hibernate
d. Start → Turn Off → Turn Off
35. Hal yang harus di perhatikan agar komputer tetap dalam kondisi stabil di antaranya adalah….
a. membersihkan disk drive dengan disk cleaner
b. membiarkan kabel power dari jaringan listrik ketika tidak di gunakan
c. tidak membersihkan debu-debu yang ada pada komputer, monitor dan keyboard
d. meninggalkan sisa makanan dalam ruangan komputer
36. Menutup semua program yang sedang berjalan dan menonaktifkan komputer sementara kemudian secara otomatis akan menyala kembali disebut....
a. hibernate c. restart
b. stand by d.sleep
37. Mematikan komputer dan menutup semua program yang berjalan disebut....
a. hibernate c. restart
b. stand by d. Shut down
38. GUI kependekan dari ..... a. Geographical User Interface c. Graphical User Interval b. Graphical User International d. Graphical User Interface
39. Di bawah ini yang bukan cara untuk menonaktifkan komputer adalah....
a. start c.shut down
b. sleep d. logoff
40. Untuk mengunci komputer dan membuat komputer berada dalam posisi penghematan power adalah dengan menggunakan....
a. start c. shut down
b. sleep d. logoff
41. Fungsi utama dari sistem operasi adalah...... a. mengendalikan kinerja komputer secara mendasar b. digunakan untuk menjalankan program yang bersifat spesifik c. membantu kinerja komputer d. membuat sistem operasi dengan menggunakan bahasa pemprograman
42. Program yang digunakan untuk membantu mengatasi gangguan jalannnya komputer yang terjadi pada software adalah.... a. sistem operasi c. paket program b. program bantu d. program aplikasi
43. Komponen CPU yang berfungsi melakukan proses perhitungan aritmathika dan logika adalah .... a. ALU c. MU b. CU d. RAM
44. Perangkat komputer yang berupa perintah atau instruksi yang mengendalikan komputer disebut dengan...... a. hardware c. harddisk b. software d. brainware
45. Sifat dari sistem operasi yang artinya bisa digunakan oleh banyak pengguna adalah .... a. multitasking c. multiuser b. multiware d. multifungsi
46. Berikut ini yang bukan contoh software sistem operasi adalah .... a. Linux c. Windows XP b. Windows XP d. Corell Draw
47. Berikut ini yang tidak termasuk software sistem operasi adalah .... a. windows c. unix b. linux d. ms word
48. PC DOS dan Microsoft DOS termasuk dalam ..... a. sistem operasi c. program bantu b. program aplikasi d. paket program
49. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengolah kata adalah ..... a. Microsoft Access c. Microsoft Word b. Microsoft Excell d. Microsoft Powerpoint
50. Yang tidak teramsuk program perangkat lunak , kecuali ... . a. Microsoft Office c. keyboard b. MS-DOS d. Microsoft word
Minggu, 01 Desember 2013
Rabu, 20 November 2013
Nama
: Rianisa Halim
Kelas
: 7.3
~ Penjaskes ~
Narkoba Dan Kesehatan
Pengertian
Narkoba
Narkoba merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan adiktif lainnya. Menurut UU No. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika disebutkan pengertian Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan. Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Sedangkan bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan.
Jenis-jenis Narkotika :
1. Opiodoid atau opiate berasal dari kata opium, jus dari bunga opium. Papaver somniverum yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium. Efek samping yang ditimbulkan adalah mengalami perlambatan dan kekacauan pada saat berbicara, kerusakan penglihatan pada malam hari, mengalami kerusakan pada liver dan ginjal, peningkatan resiko terkena virus HIV dan hepatitis dan penyakit infeksi lainnya melalui jarum suntik dan penurunan hasrat dalam hubungan seksual, kebingungan dalam identitas seksual, kematian karena overdosis.
Turunan Opiodoid yang sering disalahgunakan :
• Candu
Getah tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai “Lates”. Getah ini dibiarkan mongering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan. Pemakaiannya dengan cara dihisap.
• Morfin
Morfin adalah hasil olahan dari opium atau candu mentah. Morfin merupakan alkaloida utama dari opium. Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.
• Heroin ( putaw )
Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia akhir-akhir ini. Heroin yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. Walaupun pembuatan, penjualan dan pemilikan heroin adalah illegal, tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesic dan euforiknya yang baik.
• Codein
Codein termasuk garam atau turunan dari opium. Efek codein lebih lemah daripada heroin dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungan rendah. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. Cara pemakaian dengan ditelan dan disuntikkan.
• Demerol
Nama lain dari Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.
2. Kokain adalah zat adiktif yang sering disalahgunakan dan merupakan zat yang sangat berbahaya. Kokain merupakan alkaloid yang didapat dari tanaman belukar Erythroxylon coca yang berasal dari Amerika Selatan, dimana daun dari tanaman belukar ini biasanya dikunyah-kunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan efek stimulant. Saat ini kokain masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksifnya juga membantu.
Efek samping penggunaan kokain dapat menyebabkan elasi, euphoria, peningkatan harga diri dan perasaan perbaikan pada tugas mental dan fisik. Kokain dalam dosis rendah dapat disertai dengan perbaikan kinerja pada beberapa tugas kognitif.
Jenis psikotropika adalah XTC. XTC mulai bereaksi setelah 20 sampai 60 menit diminum. Efeknya berlangsung maksimun 1 jam. Seluruh tubuh serasa melayang, kadang-kadang lengan, kaki, rahang terasa kaku, serta mulut rasanya kering. Pupil mata membesar dan jantung berdegup lebih kencang. Jenis reaksi tersebut biasanya tidak terlalu lama. Selebihnya akan timbul perasaan seolah-olah dirinya menjadi hebat dalam segala hal dan segala perasaan malu jadi hilang. Kepala terasa kosong dan rileks. Dalam keadaan seperti ini dirinya merasa membutuhkan teman mengobrol, bercermin dan juga menceritakan hal-hal rahasia. Semua perasaan itu akan berangsur-angsur hilang dalam waktu 4 sampai 6 jam. Setelah itu akan merasa sangat lelah dan tertekan.
Jenis zat berbahaya lainnya :
1. Minuman keras adalah semua minuman yang mengandung alcohol tapi bukan obat. Minuman keras terbagi dalam 3 golongan yaitu :
- Golongan A berkadar Alkohol 01%-05%
- Golongan B berkadar Alkohol 05%-20%
- Golongan C berkadar Alkohol 20%-50%
Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol dapat dirasakan segera dalam waktu beberapa menit saja tergantung dari jumlah atau kadar alcohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah yang kecil alcohol menimbulkan perasaan relax dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, seperti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan. Bila dikonsumsi lebih banyak lagi akan muncul efek merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri, tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional (sedih, senang, marah secara berlebihan) muncul akibat ke fungsi motorik yaitu bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan, dan bisa sampai tidak sadarkan diri.
Pemabuk atau penggunaan alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver, dan kerusakan otak. Kadang-kadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat-obatan barbahaya lainnya sehingga efeknya adalah keracunan dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar.
2. Nikotin adalah obat yang bersifat adiktif sama seperti kokain dan heroin. Bentuk nikotin paling umum adalah tembakau yang dihisap dalam bentuk rokok, cerutu dan pipa. Tembakau juga dapat digunakan sebagai tembakau sedotan dan dikunyah (tembakau tanpa asap). Walaupun kampanye tentang bahaya merokok sudah menyebutkan batepa berbahayanya merokok bagi kesehatan tetapi pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang etrus merokok. Hal ini membuktikan bahwa sifat adiktif dari nikotin sangat kuat.
2.2 Remaja dan Narkoba
Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa anak-anak dan masa dewasa. Perkembangan seseorang dalam masa anak-anak dan remaja akan membentuk perkembangan diri orang tersebut di masa dewasa. Karena itulah bila masa anak-anak dan remaja rusak karena narkoba, maka suram atau bahkan hancurlah masa depannya.
Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba.
Narkoba adalah isu yang kritis dan rumit yang tidak bisa diselesaikan oleh hanya satu pihak saja. Karena narkoba bukan hanya masalah individu namun masalah semua orang. Mencari solusi yang tepat merupakan sebuah pekerjaan besar yang melibatkan dan memobilisasi semua pihak baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan komunitas lokal. Adalah sangat penting untuk bekerja bersama dalam rangka melindungi anak dari bahaya narkoba dan memberikan alternatif aktivitas yang bermanfaat seiring dengan menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya narkoba dan konsekuensi negatif yang akan mereka terima.
Di Indonesia, perkembangan pencandu narkoba semakin pesat. Para pencandu narkoba itu pada umumnya berusia antara 11 sampai 24 tahun. Artinya usia tersebut ialah usia produktif atau usia pelajar. Pada awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba biasanya diawali dengan perkenalannya dengan rokok. Karena kebiasaan merokok ini sepertinya sudah menjadi hal yang wajar di kalangan pelajar saat ini. Dari kebiasaan inilah, pergaulan terus meningkat, apalagi ketika pelajar tersebut bergabung ke dalam lingkungan orang-orang yang sudah menjadi pencandu narkoba. Awalnya mencoba, lalu kemudian mengalami ketergantungan.
2.3 Dampak Penyalahgunaan Narkoba
Bila narkoba digunakan secara terus menerus atau melebihi takaran yang telah ditentukan akan mengakibatkan ketergantungan. Kecanduan inilah yang akan mengakibatkan gangguan fisik dan psikologis, karena terjadinya kerusakan pada sistem syaraf pusat dan organ-organ tubuh seperti jantung, paru-paru, hati dan ginjal.
Dampak penyalahgunaan narkoba pada seseorang sangat tergantung pada jenis narkoba yang dipakai, kepribadian pemakai dan situasi atau kondisi pemakai. Secara umum, dampak kecanduan narkoba dapat terlihat pada fisik, psikis maupun sosial seseorang.
Dampak Fisik:
1. Gangguan pada system syaraf (neurologis) seperti: kejang-kejang, halusinasi, gangguan kesadaran, kerusakan syaraf.
2. Gangguan pada jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) seperti: infeksi akut otot jantung, gangguan peredaran darah.
3. Gangguan pada kulit (dermatologis) seperti: penanahan (abses), alergi, eksim.
4. Gangguan pada paru-paru (pulmoner) seperti: penekanan fungsi pernapasan, kesukaran bernafas, pengerasan jaringan paru-paru.
5. Sering sakit kepala, mual-mual dan muntah, murus-murus, suhu tubuh meningkat, pengecilan hati dan sulit tidur.
6. Dampak terhadap kesehatan reproduksi adalah gangguan padaendokrin, seperti: penurunan fungsi hormon reproduksi (estrogen, progesteron, testosteron), serta gangguan fungsi seksual.
7. Dampak terhadap kesehatan reproduksi pada remaja perempuan antara lain perubahan periode menstruasi, ketidakteraturan menstruasi, dan amenorhoe (tidak haid).
8. Bagi pengguna narkoba melalui jarum suntik, khususnya pemakaian jarum suntik secara bergantian, risikonya adalah tertular penyakit seperti hepatitis B, C, dan HIV yang hingga saat ini belum ada obatnya.
9. Penyalahgunaan narkoba bisa berakibat fatal ketika terjadi Over Dosis yaitu konsumsi narkoba melebihi kemampuan tubuh untuk menerimanya. Over dosis bisa menyebabkan kematian.
Dampak Psikis:
1. Lamban kerja, ceroboh kerja, sering tegang dan gelisah
2. Hilang kepercayaan diri, apatis, pengkhayal, penuh curiga
3. Agitatif, menjadi ganas dan tingkah laku yang brutal
4. Sulit berkonsentrasi, perasaan kesal dan tertekan
5. Cenderung menyakiti diri, perasaan tidak aman, bahkan bunuh diri.
Dampak Sosial:
1. Gangguan mental, anti-sosial dan asusila, dikucilkan oleh lingkungan
2. Merepotkan dan menjadi beban keluarga
3. Pendidikan menjadi terganggu, masa depan suram.
Dampak fisik, psikis dan sosial berhubungan erat. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) bila terjadi putus obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengkonsumsi. Gejata fisik dan psikologis ini juga berkaitan dengan gejala sosial seperti dorongan untuk membohongi orang tua, mencuri, pemarah, manipulatif, dll
2.4 Penanggulangan Narkoba
Banyak yang masih bisa dilakukan untuk mencegah remaja menyalahgunakan narkoba dan membantu remaja yang sudah terjerumus penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan pelajar, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru dan masyarakat harus turut berperan aktif dalam mewaspadai bahaya narkoba.
Ada tiga hal yang harus diperhatikan ketika melakukan program anti narkoba di sekolah. Yang pertama adalah dengan mengikutsertakan keluarga. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sikap orangtua memegang peranan penting dalam membentuk keyakinan akan penggunaan narkoba pada anak-anak. Strategi untuk mengubah sikap keluarga terhadap penggunaan narkoba termasuk memperbaiki pola asuh orangtua dalam rangka menciptakan komunikasi dan lingkungan yang lebih baik di rumah. Kelompok dukungan dari orangtua merupakan model intervensi yang sering digunakan.
Kedua, dengan menekankan secara jelas kebijakan tidak pada narkoba. Mengirimkan pesan yang jelas tidak menggunakan membutuhkan konsistensi sekolah-sekolah untuk menjelaskan bahwa narkoba itu salah dan mendorong kegiatan-kegiatan anti narkoba di sekolah. Untuk anak sekolah harus diberikan penjelasan yang terus-menerus diulang bahwa narkoba tidak hanya membahayakan kesehatan fisik dan emosi namun juga kesempatan mereka untuk bisa terus belajar, mengoptimalkan potensi akademik dan kehidupan yang layak.
Terakhir, meningkatkan kepercayaan antara orang dewasa dan anak-anak. Pendekatan ini mempromosikan kesempatan yang lebih besar bagi interaksi personal antara orang dewasa dan remaja, dengan demikian mendorong orang dewasa menjadi model yang lebih berpengaruh.
Menurut WHO, ada empat komponen penting yang
merupakan satu kesatuan dalam definisi sehat yaitu:
1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.
2. Sehat Mental
Sehat Mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu sama lain dalam pepatah kuno “Jiwa yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat “(Men Sana In Corpore Sano)”.
Atribut seorang insan yang memiliki mental yang sehat adalah sebagai berikut:
a. Selalu merasa puas dengan apa yang ada pada dirinya, tidak pernah menyesal dan kasihan terhadap dirinya, selalu gembira, santai dan menyenangkan serta tidak ada tanda-tanda konflik kejiwaan.
b. Dapat bergaul dengan baik dan dapat menerima kritik serta tidak mudah tersinggung dan marah, selalu pengertian dan toleransi terhadap kebutuhan emosi orang lain.
c. Dapat mengontrol diri dan tidak mudah emosi serta tidak mudah takut, cemburu, benci serta menghadapi dan dapat menyelesaikan masalah secara cerdik dan bijaksana.
3. Kesejahteraan Sosial
Batasan kesejahteraan sosial yang ada di setiap tempat atau negara sulit diukur dan sangat tergantung pada kultur, kebudayaan dan tingkat kemakmuran masyarakat setempat. Dalam arti yang lebih hakiki, kesejahteraan sosial adalah suasana kehidupan berupa perasaan aman damai dan sejahtera, cukup pangan, sandang dan papan. Dalam kehidupan masyarakat yang sejahtera, masyarakat hidup tertib dan selalu menghargai kepentingan orang lain serta masyarakat umum.
4. Sehat Spiritual
Spiritual merupakan komponen tambahan pada definisi sehat oleh WHO dan memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.
Keempat komponen ini dikenal sebagai sehat positif atau disebut sebagai “Positive Health” karena lebih realistis dibandingkan dengan definisi WHO yang hanya bersifat idealistik semata-mata.
Arti Kesehatan Menurut Para Ahli
"Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis."
Nah, itulah Pengertian kesehatan menurut beberapa ahli disana. Bagaimana, udah mengerti kan apa itu arti kesehatan. Jadi, kalau tidak memenuhi salah satu aspek, berarti belum dapat dikatakan sehat. jadi orang sehat itu mempunyai banyak aspek yang harus dipenuhi.
1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan komponen penting dalam arti sehat seutuhnya, berupa sosok manusia yang berpenampilan kulit bersih, mata bersinar, rambut tersisir rapi, berpakaian rapi, berotot, tidak gemuk, nafas tidak bau, selera makan baik, tidur nyenyak, gesit dan seluruh fungsi fisiologi tubuh berjalan normal.
2. Sehat Mental
Sehat Mental dan sehat jasmani selalu dihubungkan satu sama lain dalam pepatah kuno “Jiwa yang sehat terdapat di dalam tubuh yang sehat “(Men Sana In Corpore Sano)”.
Atribut seorang insan yang memiliki mental yang sehat adalah sebagai berikut:
a. Selalu merasa puas dengan apa yang ada pada dirinya, tidak pernah menyesal dan kasihan terhadap dirinya, selalu gembira, santai dan menyenangkan serta tidak ada tanda-tanda konflik kejiwaan.
b. Dapat bergaul dengan baik dan dapat menerima kritik serta tidak mudah tersinggung dan marah, selalu pengertian dan toleransi terhadap kebutuhan emosi orang lain.
c. Dapat mengontrol diri dan tidak mudah emosi serta tidak mudah takut, cemburu, benci serta menghadapi dan dapat menyelesaikan masalah secara cerdik dan bijaksana.
3. Kesejahteraan Sosial
Batasan kesejahteraan sosial yang ada di setiap tempat atau negara sulit diukur dan sangat tergantung pada kultur, kebudayaan dan tingkat kemakmuran masyarakat setempat. Dalam arti yang lebih hakiki, kesejahteraan sosial adalah suasana kehidupan berupa perasaan aman damai dan sejahtera, cukup pangan, sandang dan papan. Dalam kehidupan masyarakat yang sejahtera, masyarakat hidup tertib dan selalu menghargai kepentingan orang lain serta masyarakat umum.
4. Sehat Spiritual
Spiritual merupakan komponen tambahan pada definisi sehat oleh WHO dan memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Setiap individu perlu mendapat pendidikan formal maupun informal, kesempatan untuk berlibur, mendengar alunan lagu dan musik, siraman rohani seperti ceramah agama dan lainnya agar terjadi keseimbangan jiwa yang dinamis dan tidak monoton.
Keempat komponen ini dikenal sebagai sehat positif atau disebut sebagai “Positive Health” karena lebih realistis dibandingkan dengan definisi WHO yang hanya bersifat idealistik semata-mata.
Arti Kesehatan Menurut Para Ahli
"Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis."
Nah, itulah Pengertian kesehatan menurut beberapa ahli disana. Bagaimana, udah mengerti kan apa itu arti kesehatan. Jadi, kalau tidak memenuhi salah satu aspek, berarti belum dapat dikatakan sehat. jadi orang sehat itu mempunyai banyak aspek yang harus dipenuhi.
Pengertian Kesehatan Menurut WHO
Pengertian Kesehatan menurut wikipedia adalah
keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang
hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sedangkan Pengertian
Kesehatan menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1948
menyebutkan bahwa pengertian kesehatan adalah sebagai “suatu keadaan
fisik, mental, dan sosial kesejahteraan dan bukan hanya ketiadaan penyakit atau
kelemahan”
Pada tahun 1986, WHO, dalam Piagam Ottawa untuk Promosi Kesehatan,
mengatakan bahwa pengertian kesehatan adalah
“sumber daya bagi kehidupan sehari-hari, bukan tujuan hidup Kesehatan adalah
konsep positif menekankan sumber daya sosial dan pribadi, serta kemampuan
fisik.
Dalam Undang-Undang ini yang pengertian kesehatan adalah:
· Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang
memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
· Upaya kesehatan adalah
setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan yang dilakukan oleh
pemerintah dan atau masyarakat.
· Tenaga kesehatan adalah
setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki
pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang
untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.
Pemeliharaan kesehatan adalah
upaya penaggulangan dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan
pemeriksaan, pengobatan dan/atau perawatan termasuk kehamilan dan persalinan.
Pendidikan kesehatan adalah
proses membantu sesorang, dengan bertindak secara sendiri-sendiri ataupun
secara kolektif, untuk membuat keputusan berdasarkan pengetahuan mengenai
hal-hal yang memengaruhi kesehatan pribadinya dan orang lain.
Definisi yang bahkan lebih sederhana diajukan oleh Larry
Green dan para koleganya yang menulis bahwa pendidikan kesehatan adalah
kombinasi pengalaman belajar yang dirancang untuk mempermudahadaptasi sukarela
terhadap perilaku yang kondusif bagi kesehatan.
Data terakhir menunjukkan bahwa saat ini lebih dari 80 persen
rakyat Indonesia tidak mampu mendapatjaminan kesehatan dari lembaga atau
perusahaan di bidang pemeliharaan kesehatan, seperti Akses, Taspen, dan
Jamsostek.
Golongan masyarakat yang dianggap ‘teranaktirikan’ dalam hal
jaminan kesehatan adalah mereka dari golongan masyarakat kecil dan pedagang.
Dalam pelayanan kesehatan, masalah ini menjadi lebih pelik, berhubung
dalam manajemen pelayanan
kesehatan tidak saja terkait beberapa kelompok manusia, tetapi juga sifat yang
khusus dari pelayanan kesehatan itu sendiri
Pada dasarnya kesehatan itu meliputi empat aspek, antara lain :
A. Kesehatan fisik terwujud apabila sesorang tidak merasa dan
mengeluh sakit atau tidak adanya keluhan dan memang secara objektif tidak
tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal atau tidak mengalami gangguan.
· Pikiran
sehat tercermin dari cara berpikir atau jalan pikiran.
· Emosional
sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosinya,
misalnya takut, gembira, kuatir, sedih dan sebagainya.
· Spiritual
sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, pujian,
kepercayaan dan sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yakni Tuhan
Yang Maha Kuasa. Misalnya sehat spiritual dapat dilihat dari praktik keagamaan
seseorang. Dengan perkataan lain, sehat spiritual adalah keadaan dimana
seseorang menjalankan ibadah dan semua aturan-aturan agama yang dianutnya.
C. Kesehatan sosial terwujud
apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain atau kelompok lain secara
baik, tanpa membedakan ras, suku, agama atau kepercayan, status sosial,
ekonomi, politik, dan sebagainya, serta saling toleran dan menghargai.
D. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa)
produktif, dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatu yang dapat
menyokong terhadap hidupnya sendiri atau keluarganya secara finansial.
Bagi mereka yang belum dewasa (siswa atau mahasiswa) dan usia
lanjut (pensiunan), dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku. Oleh sebab
itu, bagi kelompok tersebut, yang berlaku adalah produktif secara sosial, yakni
mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka nanti, misalnya
berprestasi bagi siswa atau mahasiswa, dan kegiatan sosial, keagamaan, atau
pelayanan kemasyarakatan lainnya bagi usia lanjut.
Salah satu tujuan nasional adalah memajukan
kesejahteraan bangsa, yang berarti memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu
pangan, sandang, pangan, pendidikan, kesehatan, lapangan kerja dan ketenteraman
hidup. Tujuan pembangunan kesehatanadalah tercapainya kemampuan
untuk hidup sehat bagi setiap penduduk, jadi tanggung jawab untuk terwujudnya
derajat kesehatan yang optimal berada di tangan seluruh masyarakat Indonesia,
pemerintah dan swasta bersama-sama.
Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat
dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus. Tujuan dan ruang
lingkup kesehatan lingkungan secara umum, antara lain:
· Melakukan
koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan
kesejahteraan hidup manusia.
· Melakukan
usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya
meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
· Melakukan
kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi
pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah
penyakit menular.
Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara
khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap
lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
· Menyediakan
air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
· Makanan
dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh
masyarakat.
· Pencemaran
udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun
yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab
terjadinya perubahan ekosistem.
· Limbah
cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri,
rumah sakit, dan lain-lain.
· Kontrol
terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan
rantai penularan penyakitnya.
· Perumahan
dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
· Kebisingan,
radiasi, dan kesehatan kerja.
· Survei
sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan
lingkungan
Untuk jangka panjang pembangunan bidang kesehatan diarahkan
untuk tercapainya tujuan utama sebagai berikut:
· Peningkatan
kemampuan masyarakat untuk menolong dirinya sendiri dalam bidang kesehatan.
· Perbaikan
mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan.
· Peningkatan
status gizi masyarakat.
· Pengurangan
kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas).
· Pengembangan
keluarga sehat sejahtera, dengan makin diterimanya norma keluarga kecil yang
bahagia dan sejahtera.
Dasar-dasar pembangunan nasional di bidang kesehatan adalah
sebagai berikut:
· Semua
warga negara berhak memperoleh derajat kesehatan yang optimal agar dapat
bekerja dan hidup layak sesuai dengan martabat manusia.
· Pemerintah
dan masyarakat bertanggung jawab dalam memelihara dan mempertinggi derajat
kesehatan rakyat.
· Penyelenggaraan
upaya kesehatan diatur oleh pemerintah dan dilakukan secara serasi dan seimbang
oleh pemerintah dan masyarakat.
Langganan:
Postingan (Atom)