Minggu, 17 November 2013

http://bobo.kidnesia.com/var/gramedia/storage/images/bobo/kiriman-user/b-young-journalist/tips-menjaga-kebersihan-lingkungan/9474244-1-ind-ID/Tips-Menjaga-Kebersihan-Lingkungan_bobo200.png
Sering kali kita melihat murid-murid membuang sampah sembarangan. Beberapa kali bapak ibu guru menasehati kepada murid-murid untuk membuang sampah pada tempatnya, tetapi apa kenyataannya? murid-murid tidak mematuhinya.
           Tentu saja kita sebagai penghuni sekolah merasa tidak nyaman melihat sampah  dimana-mana. Sampah tadi juga dapat mencemari lingkungan sekolah baik di dalam kelas maupun diluar kelas selain itu juga dapat menjadikan suasana belajar kita tidak nyaman.
             Demi tercapainya lingkungan yang bersih dan nyaman untuk belajar kita, perlu sekali dilakukan tindakan yang bersifat mengajak kesadaran kita untuk menjaga kebersihan dan bersifat mengatasi masalah di atas. Tindakan-tindakan tersebut antara lain:
 1.     Para siswa di harap kan mempunyai kesadaran dari hati nuraninya untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya.
2.     petugas piket harus membersihkan kelas serta lingkungan sekitarnya.
3.     guru wajib menegur siswa yang membuang sampah sembarangan.
4.     mencatat pada buku pelanggaran.
5.     memberi sanksi tersendiri bagi siswa yang melakukan pelanggaran terutama membuang sampah sembarangan.

Dengan ini diharapkan mampu menyadarkan siswa untuk menjaga kebersihan.Kebersihan berpengaruh besar tehadap kesehatan maka dari itu kebesihan perlu di jaga.

B.Kebersihan rumah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTA9JvpHyTjJnoNVrKZsqe5x35LcuqP-8MWfEaoQ3gHDNKkEX9GzlWwo8Tk2B1YJ2DL1AItFhizmvXWJuZMGOUuwrS2RMZAg4yEvGbS9cppih2eYeNJLPaB_0-GB0cOlPGH9f2Ke2C-Ak/s1600/images.jpeg

Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran, termasuk di antaranya, debu,sampah, dan bau. Di zaman modern, setelah Louis Pasteur menemukan proses penularan penyakit atau infeksi disebabkan oleh mikroba, kebersihan juga berarti bebas dari virusbakteri patogen, dan bahan kimia berbahaya.
Kebersihan adalah salah satu tanda dari keadaan higiene yang baik. Manusia perlu menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri agar sehat, tidak bau, tidak malu, tidak menyebarkan kotoran, atau menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Kebersihan badan meliputi kebersihan diri sendiri, seperti mandimenyikat gigimencuci tangan, dan memakai pakaian yang bersih.
Mencuci adalah salah satu cara menjaga kebersihan dengan memakai air dan sejenis sabun atau deterjenMencuci tangan dengan sabun atau menggunakan produk kebersihan tangan merupakan cara terbaik dalam mencegah penularaninfluenza dan batuk-pilek.
Kebersihan lingkungan adalah kebersihan tempat tinggal, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum. Kebersihan tempat tinggal dilakukan dengan cara melapjendela dan perabot rumah tangga, menyapu dan mengepel lantai, mencuciperalatan masak dan peralatan makan (misalnya dengan abu gosok), membersihkan kamar mandi dan jamban, serta membuang sampah. Kebersihan lingkungan dimulai dari menjaga kebersihan halaman dan selokan, dan membersihkan jalan di depan rumah dari sampah.
Tingkat kebersihan berbeda-beda menurut tempat dan kegiatan yang dilakukan manusia. Kebersihan di rumah berbeda dengan kebersihan kamar bedah di rumah sakit, sedangkan kebersihan di pabrik makanan berbeda dengan kebersihan di pabrik semikonduktor yang bebas debu dan mengurangi pencemaran udara


http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQoIN15wR46_4I_RP4-XRutIflpG6jlE8OeDVnFYIwZRwihrkq5HA

Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam
kehidupan sehari-hari. Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang
bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain-lain, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut
setiap kegiatan dan perilaku lingkungan masyarakat. Dan sebagaimana di ketahui bahwa kehidupan
manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.
Maka sebagai individu harusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat harus dapat menjaga
kebersihan lingkungan. Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap individu maupun masyarakat akan
menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti kesehatan. Kesehatan itu begitu mahal
harganya. Sehingga semuanya harus di olah dengan baik .
Lingkungan yang kotor berarti penganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit. Namun
segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan, semua ini tidak dapat
dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat
untuk menjaga kebersihan, Maka Kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian.
Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah
minim/kurang. Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum
peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan
hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada
tempatnya, pembungan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain.
Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap tahunnya selalu meningkat. Dan
mengakibtakan keadaan yang merugikan seperti banyaknya sampah yang menumpuk di parit-parit
rumah dan kanal air yang bisa menyebabkan banjir karena meluapnya air yang tidak tertampung. Untuk
itu kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan tidak hanya pemerintah setempat yang harus
menanggungnya.
Kesadaran adalah proses yang diawali dari adanya rasa memiliki atau sense of belonging. Rasa memiliki
lingkungan sekitar akan memicu rasa tanggung jawab atau sense of responsibility. Rasa tanggung jawab
ini akan menghasilkan kesadaran warga bahwa tugas untuk menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban
pemerintah saja tapi juga warganya.
Mengingat tentang kesadaran tersebut, perlu di ketahui juga bahwa bencana seperti banjir, longsor,
meluapnya air diperkotaan, karena ketidakpedulian masyarakat itu sendiri . Pemerintah sudah berupaya
untuk selalu siap siaga apabila menghadapi musim hujan. Tapi kita lihat dibeberapa tempat yang
sungainya begitu kotor dan penuh dengan sampah, dipinggiran jalanpun banyak tumpukan-tumpukan
sampah yang menutupi gorong-gorong, atau saluran-saluran air yang ditutup masyarakat untuk
kepentingan pribadi dan tidak mementingan kepentingan umum.
Hal ini harus kita sadari bersama-sama supaya tidak saling menyalahkan antara pemerintah sebagai
pengelola lingkungan melayani kepentingan masyarakat dan masyarakat itu sendiri yang tingkat
kesadaran dalam menjaga lingkungannya masih minim.
Untuk itu marilah kita sama-sama menjaga segala fasilitas umum yang tersedia dan juga turut andil
dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta suasana yang aman dan nyaman terhindar dari
segala bencana yang disebabkan oleh lingkungan kotor. Kesadaran dan kepedulian masyarakat yang
sangat diharapkan, dan juga peran pemerintah yang terus memberikan sosialisasi kepada masyarkat
untuk memberikan informasi yang tepat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.



Kebersihan lingkungan merupakan hal yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan unsur yang fundamental dalam ilmu kesehatan dan pencegahan. Yang dimaksud dengan kebersihan lingkungan adalah menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman.
      Di Sekolah Kita diajarkan mengenai kebersihan lingkungan mencangkup kebersihan makan, kebersihan minum, kebersihan rumah, kebersihan sumber air, pekarangan dan jalan. Ini semua sesuai dengan kebersihan adalah sebagian dari pada iman.
      Kebersihan akan lebih menjamin kebersihan seseorang dan menyehatkan. Kebersihan tidak sama dengan kemewahan, kebersihan adalah usaha manusia agar lingkungan tetep sehat terawat secara kontinyu.
      Bila sudah terbiasa menjaga kebersihan maka jika melihat tempat yang tidak bersih perlu segera kita bersihkan agar hilang dari pandangan mata. Semakin banyak kotoran yang dibiarkan menumpuk semakin tidak baik untuk dilihat yang lebih bahaya lagi akan mendatangkan berbagai penyakit atau wabah di sekitarnya.
       Dalam hubungan ini umat beragama dan masyarakat sekitar mutlak diperlukan dalam menciptakan lingkungan masyarakat bersih dan sehat. Kondisi bersih sangat mendukung kenyamanan dan menerik, sebaliknya tempat yang kotor menjadikan kondisi suram dan menjengkelkan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar